Medan, 4 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menyelenggarakan kegiatan donor darah yang berlangsung di Auditorium Fakultas Ilmu Sosial UINSU pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang nyata dan kepedulian sosial sekaligus upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya donor darah.

Kegiatan donor darah ini merupakan hasil kolaborasi antara FIS UINSU Medan dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI), Kopi Pahit, serta Kalbe Farma. Kolaborasi ini menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada donors darah, tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi peserta melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis. para pendonor terdiri dari dosen dan mahasiswa yang sebelumnya sudah dicek terlebih dahulu oleh tim medis untuk kelayakan melakukan donor darah.

Selain melakukan donor darah, peserta juga mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, serta kolesterol. Layanan ini disambut positif oleh mahasiswa yang hadir, karena memberikan kesempatan untuk memantau kondisi kesehatan secara langsung.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial di kalangan mahasiswa agar lebih peduli terhadap sesama, khususnya melalui aksi donor darah yang memiliki dampak besar bagi kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diajak untuk berkontribusi secara langsung, tetapi juga membangun rasa empati dan solidaritas sosial.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak mahasiswa yang berpartisipasi secara aktif, menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya donor darah semakin meningkat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan membantu sesama.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FIS UINSU dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial serta menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan aksi kemanusiaan yang berkelanjutan. Sebagaimana pesan yang diusung dalam kegiatan ini, “Setetes darah adalah harapan, setiap donor adalah kehidupan.”







