Dr Abdul Rasyid M.A

Dr. Abdul Rasyid, MA dikenal sebagai akademisi yang aktif mengembangkan kajian komunikasi massa yang relevan dengan dinamika teknologi kontemporer. Dalam aktivitas akademik dan penelitiannya, ia tidak hanya menyoroti perubahan struktural pada industri media, tetapi juga mengkaji bagaimana transformasi digital memengaruhi praktik jurnalistik, pola produksi konten, serta relasi antara media dan audiens. Pendekatan yang digunakannya seringkali bersifat multidisipliner, memadukan perspektif komunikasi, teknologi, dan sosial-budaya untuk memahami pergeseran ekosistem media secara komprehensif. Hal ini menjadikan kontribusinya signifikan dalam memperkaya diskursus akademik, khususnya terkait adaptasi media lokal di tengah arus globalisasi digital.

Selain itu, Dr. Abdul Rasyid juga memberi perhatian besar pada isu keberlanjutan media lokal dan pentingnya literasi media di masyarakat. Ia menekankan bahwa di tengah dominasi platform digital dan algoritma, kemampuan masyarakat dalam memilah informasi menjadi aspek krusial dalam menjaga kualitas ruang publik. Melalui kajian-kajiannya, ia menggarisbawahi tantangan yang dihadapi media lokal, seperti keterbatasan sumber daya, tekanan ekonomi, serta persaingan dengan media berbasis teknologi besar. Oleh karena itu, ia mendorong inovasi berbasis konvergensi media dan penguatan kapasitas jurnalisme lokal agar tetap relevan dan mampu bertahan di era disrupsi digital yang semakin kompleks

Kepakaran berada pada bidang media dan komunikasi massa, dengan fokus pada transformasi digital media, komunikasi jurnalistik, ekologi media, konvergensi media, dan keberlangsungan media lokal di era disrupsi digital. Salah satu publikasi pada jurnal SINTA 2 adalah penelitian berjudul “Newspaper Digital Transformation in Medan: Analysis of SWOT and Existence”, yang mengkaji strategi adaptasi media cetak lokal di Kota Medan dalam menghadapi perubahan teknologi, perilaku audiens, dan kompetisi media digital. Kajian kepakaran ini juga mencakup isu literasi media, konsumsi berita digital, serta tantangan komunikasi massa di era platform dan kecerdasan buatan.