Forum Dialog Ilmu Sosial yang merupakan wadah forum diskusi bagi dosen dan mahasiswa FIS UINSU menggelar kegiatan diseminasi penelitian dalam bentuk seminar dan dialog bertajuk “Moderasi Algoritma”, Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula FIS Lantai 1 tersebut mengangkat hasil penelitian Dr. Indira Fatra Deni P, MA bersama mahasiswa ilmu komunikasi Muthi’ah Najah Fadhilah, Alwi Auvinen Juha dan Amira Noor yang berjudul berjudul “Analisis Komunikasi Digital dengan Pendekatan ABCD dalam Penguatan Moderasi Beragama Tokoh Agama di Kabupaten Karo dan Langkat.” Kegiatan ini mempertemukan dosen, mahasiswa, serta pengurus Rumah Moderasi Beragama UIN Sumatera Utara (UINSU) untuk mendiskusikan perkembangan komunikasi digital dalam konteks penguatan moderasi beragama.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Dekan I, Dr. Retno Sayekti, M.Lis. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum ilmiah sebagai ruang bertemunya hasil penelitian dengan dinamika akademik dan persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi digital perlu direspons melalui kajian yang kritis agar komunikasi di ruang digital dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan nilai-nilai moderasi beragama.
Diseminasi penelitian ini membahas bagaimana komunikasi digital dapat dimanfaatkan oleh tokoh agama di Kabupaten Karo dan Langkat dalam memperkuat moderasi beragama. Pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) menjadi salah satu perspektif yang digunakan dalam penelitian untuk melihat potensi, aset, dan kekuatan yang dimiliki masyarakat serta tokoh agama dalam membangun komunikasi yang konstruktif di ruang digital. Pembahasan tersebut menjadi relevan di tengah semakin besarnya peran media digital dalam membentuk arus informasi dan interaksi sosial masyarakat.


Selain pemaparan hasil penelitian, kegiatan dikemas dalam bentuk seminar dan dialog interaktif dengan menghadirkan Suhendri, M.Sos., dosen FIS UINSU, serta pengurus Rumah Moderasi Beragama UINSU sebagai pembanding dan narasumber diskusi. Para peserta, khususnya dosen dan mahasiswa, turut memberikan tanggapan serta pandangan mengenai tantangan komunikasi digital, peran algoritma dalam penyebaran informasi, dan pentingnya kemampuan masyarakat dalam menyikapi konten keagamaan di media digital. Dialog tersebut memperluas pembahasan penelitian dari aspek akademik menuju persoalan praktis yang dihadapi dalam kehidupan masyarakat.



Melalui kegiatan ini, Forum Dialog Ilmu Sosial mendorong agar penelitian tidak berhenti pada ruang akademik, tetapi dapat didiseminasikan dan menjadi bahan dialog untuk menjawab persoalan sosial yang berkembang. Tema “Moderasi Algoritma” menjadi ruang refleksi bersama bagi dosen, mahasiswa, dan pengurus Rumah Moderasi Beragama UINSU untuk memahami bagaimana perkembangan teknologi dan algoritma digital dapat dihadapi secara kritis sekaligus diarahkan bagi penguatan komunikasi yang moderat. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula FIS Lantai 1 pada Rabu, 7 Oktober 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat tradisi diskusi ilmiah dan kolaborasi antara sivitas akademika dalam mengembangkan kajian ilmu sosial.




